Rasisme Online Menimpa Mikael Tata: Pemain Jadi Sasaran Ujaran Kebencian

Gepubliceerd op 3 maart 2026 om 19:50

SURABAYA – Bek Persebaya Surabaya, Mikael Tata, menjadi sasaran ujaran bernuansa rasis di media sosial. Di bawah unggahan setelah pertandingan terbaru, muncul sejumlah komentar diskriminatif yang menyinggung warna kulitnya.

Tangkapan layar komentar-komentar tersebut kini beredar secara online. Dalam beberapa unggahan, sang pemain dihina dengan istilah-istilah bernada rasis. Pesan-pesan tersebut diduga berasal dari akun-akun individu di media sosial.

Rasisme dalam sepak bola, khususnya melalui media sosial, tetap menjadi masalah yang mengkhawatirkan secara global. Para pemain semakin sering menghadapi serangan kebencian daring, terutama setelah pertandingan ketika emosi sedang memuncak.

Belum diketahui apakah akan ada langkah lanjutan terhadap akun-akun yang mengunggah komentar rasis tersebut.

TEKST: Rick Braker

Reactie plaatsen

Reacties

Er zijn geen reacties geplaatst.